Intisarinews.co.id — UPT Puskesmas Way Kandis memberikan bimbingan dan pendampingan kepada mahasiswa Kesehatan Lingkungan Poltekkes Tanjung Karang dalam kegiatan magang lapangan,kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu kesehatan lingkungan di wilayah kerja Puskesmas.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan magang dilakukan secara berurutan melalui berbagai kegiatan kesehatan lingkungan, yaitu:
1. Penyehatan Pemukiman
Mahasiswa mendapatkan bimbingan dalam kegiatan penyehatan pemukiman melalui SKUDR dan SKAMRT, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan memenuhi standar sanitasi.
2. Inspeksi Sanitasi TPP
Kegiatan dilanjutkan dengan inspeksi sanitasi Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) di SPPG, rumah makan, dan tempat jajanan,mahasiswa mempelajari proses pemeriksaan kondisi sanitasi serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi keamanan pangan.
3. Inspeksi Sanitasi TFU
Mahasiswa kemudian mengikuti inspeksi sanitasi Tempat Fasilitas Umum (TFU), yang dilaksanakan di pasar dan sarana ibadah seperti masjid,kegiatan ini dilakukan untuk melihat kondisi kebersihan dan sanitasi fasilitas yang digunakan masyarakat.
4. Pengambilan dan Pemeriksaan Sampel
Selanjutnya, mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam pengambilan dan pemeriksaan sampel air serta makanan sebagai bagian dari upaya pemantauan kualitas air dan keamanan pangan.
5. Penyuluhan Kesehatan
Mahasiswa juga mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan di posyandu dan di dalam gedung Puskesmas,melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar menyampaikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
6. Penyelidikan Epidemiologi DBD dan PSN
Kegiatan berikutnya adalah mengikuti penyelidikan epidemiologi Demam Berdarah Dengue (DBD) serta kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai bagian dari upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui nyamuk.
7. Pengelolaan Limbah
Mahasiswa kemudian mendapatkan pembelajaran mengenai pengelolaan limbah, termasuk memahami proses penanganan limbah agar tidak menimbulkan dampak terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan.
8. Pengukuran Parameter Fisik
Sebagai kegiatan terakhir, mahasiswa mengikuti pengukuran parameter fisik di Puskesmas,kegiatan ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya pemantauan kondisi lingkungan fisik dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang sehat.
Kepala UPT Puskesmas Way Kandis, dr. Titin Agustin, mengatakan kegiatan magang tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan melalui pengalaman langsung di lapangan.
“Mahasiswa kami berikan kesempatan untuk mengikuti berbagai kegiatan kesehatan lingkungan secara langsung, mulai dari penyehatan pemukiman, inspeksi sanitasi, pemeriksaan sampel, penyuluhan, penyelidikan epidemiologi DBD, pengelolaan limbah hingga pengukuran parameter fisik,” ujar dr. Titin Agustin.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi sebagai calon tenaga kesehatan lingkungan.
“Harapannya, mahasiswa dapat memahami pelaksanaan program kesehatan lingkungan secara menyeluruh dan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ketika nantinya terjun ke masyarakat,” pungkasnya.(JML)
![]()
